Skip to main content

Mencari Lowongan Pekerjaan Melalui Relasi

Cara lain untuk memperoleh informasi kerja adalah dengan memanfaatkan relasi yang Anda miliki, bisa teman Anda, saudara Anda, temannya teman Anda, temannya saudara Anda, tetangga Anda, kenalan Anda di sekolah dulu, kenalan Anda waktu sama-sama bertemu waktu melamar kerja, atau Dosen Anda dsb.

Di dalam proses mencari kerja, peranan relasi ini termasuk penting. Relasi ini tidak hanya berguna dalam mendapatkan informasi kerja, namun dapat membantu Anda pada saat menulis surat lamaran kerja dan menghadapai wawancara kerja dan psikotes.

Misalnya, Anda tahu nama manager HRD yang akan menyeleksi surat lamaran kerja, Anda bisa menulis namanya dengan tepat plus gelar-gelarnya, misalnya Anda menuliskan di surat lamaran kepada Bpk. Anton Sudarmo S. Psi, sementara pesaing Anda hanya menuliskan kepada manager HRD di tempat, tentu akan beda nilainya di mata orang yang akan meyeleksi surat lamaran.

Jadi, cobalah kenal banyak orang dan kontak relasi-relasi Anda dimana saja mereka, apalagi dengan kemajuan teknologi, Anda bisa pakai sosial media, misalya facebook atau twitter, email dan lain-lain.

Apa saja keuntungan menggunakan relasi?

1. Tidak semua perusahaan membuka informasi lowongan kerjanya untuk umum. Mengapa demikian? Biasanya karena jumlah karyawan yang dibutuhkan sedikit, atau posisi yang ditawarkan adalah posisi penting, sehingga kurang efisien dari segi waktu dan biaya jika harus melakukan seleksi dalam jumlah besar.

2. Informasi lowongan kerja dari relasi, umumnya lebih dapat dipercaya dan lebih cepat infonya dibandingkan dari lowongan Koran atau yang lain. Hal ini tentu sangat menguntungkan Anda.

3. Biasanya perusahaan juga lebih suka mempekerjakan orang yang direferensikan oleh orang dalam yang sudah mereka kenal dengan baik dibandingkan harus mencoba mengenal orang baru, terutama untuk posisi yang bersifat umum, misalnya administrasi, namun untuk posisi teknis yang butuh keahlian khusus seperti teknisi, ini belum tentu berlaku.

Terpopuler

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengikuti Tes Seleksi Kerja

Panggilan untuk mengikuti tes seleksi kerja umumnya dilakukan melalui telepon. Karena itu, pada waktu Anda menerima telepon dari mereka, jangan lupa Anda tanyakan dan catat hal-hal ini di selembar kertas. 1. Lokasi Pelaksanaan Tes Meskipun ini akan diberitahukan secara otomatis, jika Anda merasa belum tahu gambaran daerahnya, mintalah keterangan lebih lanjut, misalnya patokan lokasi gedungnya, ada di sebelah mana dari Rumah Sakit A atau Sebelah mananya Gedung ABCD, atau kalau dari Jalan AXYZ, ke Gedung itu ada di sebelah kiri atau kanan jalan, dsb. 2. Waktu Pelaksanaan Tes Ini sangat penting, jangan sampai Anda terlambat datang karena Anda langsung dinilai negatif, Anda sendiri akan merasa tidak tenang dalam menjalani tesnya. Kalau perlu, sebelum hari pelaksanaan, Anda survey lokasi tes, misalnya Anda naik motor, coba jalani rute yang sama dengan rute sebenarnya, jadi Anda akan tahu persis kira2 perlu waktu berapa lama untuk sampai. 3. Barang-barang yang harus Anda Bawa Jan

11 Bagian Curriculum Vitae Yang Harus Anda Ketahui

Sebuah CV pada umumnya terdiri dari 11 bagian, namun penggunaannya tentu harus disesuaikan dengan keadaan Anda sendiri. 1. Pengirim (Heading) (Nama: …, Alamat: …, Telepon: …, Email :…) (Name: …, Address: …, Phone: …, Email :…) Bagian ini yang terletak di bagian paling atas. Dimulai dengan nama lengkap dengan gelar (Banyak buku mangajarkan tanpa gelar, karena buku ini terjemahan buku Amerika, di Indonesia gelar sangat dihargai, karena itu Anda harus cantumkan), alamat lengkap, nomor telepon rumah dan handphone dan alamat email. 2. Jabatan yang di-inginkan (Objectives) Objectives yang baik selalu focus pada satu posisi saja, misalnya Management Trainee, Sales Staff, Financial Controller dan lain-lain. 3. Pengalaman Kerja (Work Experience) (Jenis Pekerjaan: …, Waktu Kerja: …, Nama Perusahaan : …., Pencapaian : …., Proyek : …, Tugas : …) (Job Title : …, Dates : …., Employer : …, Accomplishments: …, Projects : …., Major Duties : ….) Ini adalah bagian yang terpenting dib

Anda juga perlu dokumen dalam surat lamaran kerja

Selain Surat Lamaran dan CV, berkas lamaran juga harus dilengkapi dengan dokumen tercetak. Dokumen ini berfungsi sebagai alat bukti bahwa semua keterangan yang dicantumkan dalam surat lamaran dan CV adalah benar. Dokumen yang terdapat dalam berkas lamaran biasanya terdiri dari : 1. Foto : biasanya ukuran 3x4 atau 4x6 berwarna, 1 lembar. 2. Foto Copy KTP, 1 lembar 3. Foto Copy Ijazah dan Transkrip Nilai yang telah dilegalisir, masing 1 lembar 4. Foto Copy sertifikat kursus, workshop atau seminar dll 5. Foto Copy penghargaan2 yang Anda cantumkan dalam CV. Pastikan semua hasil foto copy dokumen tersebut jelas dan mudah terbaca. Khusus untuk foto, pilihlah foto dengan pose normal, seperti umumnya pas photo biasa. Usahakan Anda terlihat rapi. Setelah Semua Anda buat, Surat lamaran, CV dan Dokumen yang dibutuhkan, beginilah cara Anda menyusunnya. Surat Lamaran ada di bagian paling atas, dibagian kiri atas, jepitkan dengan paper clip, foto copy KTP dan Foto Anda. Kemudian bawah